Widget HTML Atas

3 Festival Budaya di Sumatera Barat siap menasional

INDOWISATA88, Sumatera Barat - Budaya merupakan hasil buah dari pikiran masyarakat yang dijadikan kebiasaan atau aturan dalam kegiatan aktivitas sehari-hari ataupun dalam waktu tertentu.
Indonesia merupakan sebuah negara yang dikenal mempunyai daerah dengan  budayanya yang sangat beragam, tak terkecuali Provinsi Sumatera Barat.
Dalam hal wisata, Sumatera Barat juga dikenal tidak hanya sebagai daerah tempat wisata, namun juga dikenal sebagai daerah yang mempunyai budaya yang biasa dijadikan festival atau perayaan yang bagi pemerintahannya dijadikan sebagai salah satu nilai wisata daerah.
Setidaknya ada 3 Festival Budaya yang sangat rugi kalau kita tidak dapat mengunjungi, padahal kita sedang berlibur atau berwisata di Sumatera Barat yaitu:

1. Festival Tabuik Pariaman
Featival Tabuik merupakan salah satu festival budaya di Sumatera barat yang berasal dari daerah  Pariaman. Jika beranjak dari pusat Kota Padang, kamu hanya memerlukan perjalanan sekitan kurang lebih 30 menit. Daerah ini juga merupakan daerah yang berada ditepian Laut . Daerah ini memang dikenal sebagai daerah yang banyak mempunyai potensi wisata.
Festival Tabuik  selalu diselenggarakan setiap tahun dan sudah merupakan termasuk Festival Wisata tahunan, karena banyaknya pengunjung disaat festival ini berlangsung, bahkan ada yang berasal dari luar negeri.
Festival Tabuik sendiri merupakan perayaan untuk mengingat meninggalnya cucu Rasulullah di Padang Karbala. Festival Tabuik ini diadakan pada hari ASSURA yaitu pada tanggal 10 Muharram.
Upacara Tabuik sendiri biasanya diangkat oleh 40 orang yang akan diarak menuju laut, kerena hal ini dipercaya mampu membuang sial(walaupun sebenanrnya hal ini tidak ada kaitannya).
Seiring majunya dan berkembangnya zaman, Tabuik berubah menjadi fungsi yang lebih besar yaitu dijadikan sebagai perayaan festival budaya yang dijadikan sebagai wisata bagi pemerintahan daerahnya.
Upacara Tabuik
2. Fastival Lomba Pacu Jawi
Festival Lomba Pacu Jawi yang dalam bahasa Indonesia disebut balapan sapi ini berasal dari daerah Kabupaten Tanah datar, Sumatera Barat. Daerah ini dapat kamu capai dengan perjalanan lebih kurang 3-4 jam perjalan darat.
Kabupaten Tanah Datar merupakan salah satu kabupaten yang berada dalam Provinsi Sumatra Barat, Indonesia, dengan ibu kota Batusangkar 0°27′12″S 100°35′38″E . Kabupaten ini merupakan kabupaten terkecil kedua untuk luas wilayahnya di Sumatra Barat, yaitu 133.600 Ha (1.336 km2) (Sumber: Wilkipedia).
Kegiatan Pacu Jawi ini merupakan salah satu kegiatan olahraga tradisional yang diadakan oleh para petani selepas masa panen untuk mengisi waktu luang sekaligus menjadi sarana hiburan bagi masyarakat. Walaupun namanya balapan, tetapi penyelenggaraan hanya melepas sepasang sapin  untuk disuruh berlari sekencang mungkin.
Arenanya pun sudah disiapkan yaitu berupa sawah yang sudah berlumpur dengan panjang lintasan 60-125 meter dan kedalamannya pun bisa mencapai 30 cm, sedangkan Joki atau pengendara berada dibelakang sambil memegang 2 Sapi untuk mengendalikan kecepatan dan arahnya agar tetap lurus didalam arena.
Sumber: Kabarsumbar.com


3. Festival Internasional Songket Carnaval  Sawahlunto
Daerah Provinsi Sumatera barat bukan cuma hanya kaya akan destinasi wisata alam dan sejarah saja, akan tetapi juga akan sangat kaya dengan wisata budaya. salah satunya daerah Sawahlunto, daerah yang bisa kamu capai berkendara motor atau mobil selama 3 jam dari Pusat Kota Padang. 
Kota yang terletak 95 km sebelah timur laut kota Padang ini, dikelilingi oleh 3 Kabupaten yaitu Tanah Datar,Kabupaten Solok, dan Kabupaten Sijunjung. Saat ini Kota Sawahlunto berkembang menjadi kota wisata yang multi etnik.
Di Sawahlunto sendiri, terdapat sebuah kerajinan tangan masyarakat yang sudah menasional dan menjadi ikon wisata daerah, yaitu Kerajiana Songket.
Songket merupakan sebuah kerajinan yang sudah menjadi tradisi turun menurun didaerah ini. Kerajinan songket biasanya dikerjakan dirumah-rumah warga yang nanti akan dijual ketoko atau pengusaha. Satu lembah kain songket bisa mencapai harga 5 Juta-an.
Kain Songket merupakan kain yang dianyam dengan memakai benang emas sebagai bahan hiasanya motifnya.

















Sumber: wonderfullminangkabau.com






1 comment for "3 Festival Budaya di Sumatera Barat siap menasional"

Post a Comment